Minggu, 06 Maret 2016

Cara Terbaik Memilih Lokasi Rumah

1) Penentuan Lokasi
Dalam menentukan lokasi kita perlu jeli mengamati pemgembangan suatu wilayah yang berkaitan erat dengan perkembangan suatu daerah. Disamping itu harus sering melihat-lihat suatu event pameran perumahan atau rajin berjalan ke wilayah yang sedang atau akan dibangun oleh developer. Sebaiknya dalam menentukan pilihan terhadap lokasi perumahan tersebut harus dicocokan dengan peta wilayah daerah tersebut, karena disamping dapat mengembangkan wawasan yang berasal dari suatu informasi (brosur, iklan) tentang lokasi perumahan, tetapi juga dapat melihat lokasi secara makro seperti : Jaringan jalan, lintasan kabel tegangan tinggi, letak sungai besar yang terdekat, letak lintasan kerata api dan berbagai rencana pengembangan kota. Jangan lupa pula untuk mencari informasi secara lisan dari rekan-rekan yang mengetahui wilayah perumahan yang akan dipillih. Iinformasi ini bersifat sebagai pelengkap gagasan untuk menentukan lokasi.
Dari hasil mencari info dan berjalan-jalan, maka kegiatan pengamatan tersebut dapat dipergunakan untuk memperbandingkan kelebihan dan kekurangan pada beberapa alternatif lokasi perumahan yang paling menarik minat.

Ini Propertiku
2) Aspek Legalitas
Sebelum memutuskan memilih untuk membeli sebaiknya terlebih dahulu memeriksa aspek legalitas atas lokasi tersebut. Adapun aspek legalitas yang bisa ditanyakan ke Perusahaan Pengembang adalah Copy Sertifikat Induk untuk lokasi perumahaan yang dipilih, hal tersebut untuk memberikan kepastian tentang keabsahan kepemilikan atas tanah yang nantinya akan dikembangkan (pemecahan atas sertifikat induk) menjadi SHGB ataupun SHM atas kavling yang dipilih tersebut tidak dalam permasalahan. Selain dari perusahaan pengembangan dapat juga bertanya ke kelurahan atau kecamatan terdekat tentang rencana suatu lokasi perumahan, apakah sudah memiliki ijin-ijin prisip pada lokasi dimaksud. Unsur legalitas diatas berlaku untuk lokasi perumahan yang benar-benar baru akan dibangun, sedangkan untuk lokasi lokasi perumahan yang sudah/sedang dibangun dapat ditanyakan lebih detail lagi seperti:Surat-surat tanah (AJB, PHTB, SHM/ SHGB), kelengkapan IMB.

3) Fasilitas Sarana & Prasarana
Fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai merupakan salah satu kiat utama dari pengembang dalam promosi penjualan rumah-rumahnya. Bahkan tidak jarang pengembang menawarkan hadiah-hadiah untuk membuai calon konsumen untuk membeli salah satu produk rumahnya. Fasilitas standar yang dikenal dengan 'Fasum & Fasos' atau 
Fasilitas Umum adalah seperti :
- Jalan lingkungan
- Saluran drainase/ got air hujan
- Penerangan rumah & jalan
- Fasilitas air minum dan air bersih (jet pump/sumur/ PAM/ pompa tangan)
- Jaringan telepon.

Sedangkan 'Fasos' atau fasilitas Sosial adalah seperti :
- Rumah Ibadah/ Musholla
- Lapangan/ taman/ areal terbuka
- Posko Keamanan
- Balai Pertemuan warga dll.

Kelengkapan tersebut sebenarnya bertujuan agar warga atau calon pembeli merasa nyaman dan betah bertempat tinggal pada suatu lokasi perumahan. Karena biasanya janji di brosur lebih manis dari kenyataan di lapangan, maka untuk meyakini kebenaran iklan/brosur dari pengembang tersebut, seorang calon pembeli perlu melakukan pengecekan langsung ke lokasi (OTS/On the Spot) :
- Apakah sudah ada jalan masuk ke perumahan
- Apakah saluran darinase air hujan sudah direncanakan untuk mengantisipasi banjir
- apakah sudah ada jaringan listrik & telepon yang memudahkan berkomunikasi dengan lingkungan luar
- apakah pengembang sudah merencanakan jaringan air bersih/ air minum
- apakah sudah tersedia posko keamanan dan sistem keamanan lingkungan sudah direncanakan dll.
Apabila hal-hal seperti tersebut di atas sebagian besar belum dipenuhi oleh pengembang mungkin calon pembeli dapat mempertimbangkan kembali kredibilitas Pengembang atau segera beralih ke alternatif lokasi perumahan yang lebih baik.

4) Kondisi Rumah
Sebagai pembeli tentu akan merasa puas apabila mendapatkan kondisi rumah seperti yang diinginkan apalagi sesuai gambar pada brosur. Kondisi Rumah Sehat pada perumahan biasanya terdapat dua type yakni standar dan peningkatan mutu. Maksud type standar :
- bangunan 1 lantai memiliki jumlah ruang dan kelengkapan bangunan sesuai type
- memiliki lantai dengan perkerasan semen
- dinding bata/batako belum dilakukan finishing/ cat dinding
- atap genteng dengan warna standar
- memiliki sambungan listrik
- memiliki sumber air bersih
- memiliki saluran pembuangan air kotor dan septic tank.

Sedangkan untuk Type peningkatan mutu perbedaanya hanya terletak pada :
- Lantai sudah ditingkatkan menjadi lantai keramik
- dinding sudah ditingkatkan dengan finishing cat dinding
- Kamar mandi /wc sudah memakai lantai dan dinding keramik
- atap genteng sudah memakai warna tertentu.

Sebelum menerima kunci pada saat realisasi pembelian rumah sebaiknya juga harus dicek ke lokasi tentang kelengkapan kondisi rumah tersebut. Pengecekan yang dapat dilakukan secara sederhana adalah sebagai berikut :
Langkah Pertama yang harus dilihat adalah bentuk rumah secara keseluruhan dari luar apakah atapnya lurus, apakah tidak terjadi kemiringan secara keseluruhan bentuk rumah, apakah pemasangan atap dan lispang sudah benar.
Langkah Kedua adalah melihat bagian dalam rumah seperti: apakah pintu-pintu dan jendela sudah terpasang rapi dan dapat dikunci, apakah lantai-lantai tidak pecah dan menggelembung, apakah plesteran dinding tidak terdapat keretakan-keretakan, apakah pada bagian atap tidak terdapat kebocoran, apakah kayu-kayu yang dipergunakan sebagai pendukung struktur atap tidak patah atau terserang rayap. Langkah Ketiga adalah pengecekan terhadap kelengkapan utilitas dan perlengkapan service di dalam rumah seperti :
- apakah saklar -saklar listrik sudah berfungsi dengan baik, terpasang rapi dan aman dari bahaya korsleting/kebakaran
- apakah keran-keran air dan saluran pembuangan di Km/Wc dapat mengalir lancar
- apakah talang-talang air sudah terpasang dengan rapi dan tidak terdapat kebocoran
- apakah saluran air kotor dari dalam rumah dapat mengalir ke saluran drainase perumahan.

5) Potensi Perkembangan
15 tahun yng lalu kota Depok, Bekasi dan Tangerang mungkin belum seramai seperti tahun ini, namun pada saat ini sudah sedemikian ramainya. Nah seperti itulah cara memandang suatu lokasi perumahan baru, bahwa pada suatu saat nanti akan berkembang pesat seperti kota-kota di atas tersebut. Namun secara mikro sebaiknya adalah perkembangan yang membawa dampak positif seperti :
- tersedianya fasilitas jalan yang lebar dan lancar tidak mengalami kemacetan yang parah
- adanya fasilitas pendidikan dan ibadah
- adanya tempat-tempat perdagangan baru (pasar, ruko, supermarket)
- adanya tempat-tempat aktivitas umum (Bank, poliklinik/ puskesmas, bengkel)
- adanya jalur angkutan umum yang melintasi depan lokasi perumahan tersebut
- adanya sistem pengamanan kompleks perumahan yang terkoordinir rapi
- adanya sistem pengamanan terhadap bahaya kebakaran dan banjir.

Namun apabila pada lokasi perumahan tersebut banyak rumah-rumah kosong yang kurang terawat, maka yang harus dicermati adalah keamanannya. Carilah informasi tingkat kriminalitas pada suatu lokasi perumahan tersebut dari penduduk sekitar atau tukang ojek/tukang becak. Atau informasi tentang kemungkinan pada perumahan tersebut sering kali dilanda banjir karena sistem drainasenya kurang bagus dll.
Semoga bermanfaat bagi pembaca dalam menentukan pilihan terhadap sebuah lokasi perumahan yang benar-benar sesuai kebutuhan dan keinginan. - (Sumber www.btn.co.id).

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Info artikel properti menarik lain silahkan baca Sembilan Sumber Properti Yang Bisa Menghasilkan Hot Deal.

Dokumen Yang Diperlukan Dalam Melakukan Akta Jual Beli Properti

Kelengkapan Pihak Penjual :
1. KTP suami istri (bagi yang sudah menikah), KK
2. Sertifikat Asli yang sudah dicek di BPN (biaya +/- Rp 50.000 - 200.000, tiap daerah berbeda)
3. PBB tahun tersebut yang sudah dibayarkan pajaknya lewat Bank-bank pemerintah, selanjutnya anda akan menerima bukti pembayaran yang namanya STTS PBB (Surat Tanda Terima Setoran Pajak Bumi dan Bangunan) tahun 20xx. Tanpa dilakukan pelunasan pajak ini, maka notaris tidak akan mau melakukan proses jual beli karena berkaitan dengan sumpah profesi yang berkaitan dengan pendapatan negara berupa pendapatan pajak.
4. Pelunasan PPh yang besarnya adalah = 5% x NJOP

Kelengkapan Pihak Pembeli :
1. KTP suami istri (Bagi yang sudah menikah), KK
2. Pelunasan BPHTB yang besarnya adalah = 5% x (NJOP-NJOPTKP), apabila nilainya setelah dihitung dengan rumus tersebut hasilnya lebih kecil atau sama dengan = Rp 60.000.000 maka PPh nya NOL alias tidak perlu bayar pajak
3. Kuitansi pelunasan pembelian properti diatas meterai ditandatangani pihak pembeli, harus tertera alamat properti yang dijual, no SHM, dan harga jual belinya.

Keterangan :
1. NJOP = Nilai Jual Obyek Pajak (nilai ada di SPPT tahun berjalan, yang biasanya dipakai untuk perhitungan pajak jual belinya, harga jual beli sebenarnya bisa tidak sama dengan NJOP, biasanya lebih tinggi)
2. NJOPTKP = Nilai Jual Obyek Tidak Kena Pajak, tiap daerah tidak sama, di Jakarta Rp 60.000.000, di daerah lain lebih murah seperti di daerah Jawa Timur +/- Rp 20.000.000, nilai sebagai faktor pengurang terhadap NJOP, untuk pastinya bisa dilihat di SPPT PBB nya
3. Agar proses sederhana dan cepat semua biaya yang menjadi beban pihak penjual, dibayarkan dahulu oleh pihak pembeli yang akan dikurangkan nilainya dengan pelunasan harga jual beli propertinya.
4. Biaya biaya yg timbul :
Biaya Notaris = AJB = Akta Jual Beli antara 0,5% - 1% dari NJOP, semakin mahal nilai jual belinya semakin kecil persentasenya
BBN = Bea Balik Nama di BPN Rp 750-2 juta (tergantung luas tanah, asumsi <5000m2), bisa sekalian dititipkan di notaris.

5 Tips agar KPR anda cepat disetujui oleh Bank

Namun demikian bukan berarti bahwa Bank akan begitu mudahnya memberikan pinjaman kredit bagi mereka yang memerlukannya. Apalagi setelah kasussubprime mortage di US, tentu Bank-Bank di seluruh dunia akan semakin berhati hati terhadap hal ini.

Namun demikian, berikut ada 5 tips jitu agar KPR anda cepat di setujui oleh bank :

1). Apply KPR ke beberapa Bank sekaligus
Dari pada cuman apply KPR ke satu Bank, lebih baik apply ke berbagai Bank sekaligus sehingga kalau satu Bank tidak menerima akan ada kemungkinan Bank lain menerima. Di Indonesia saja ada berapa Bank yang bisa memberikan jasa KPR? Jangan menunggu satu Bank menolak baru apply ke Bank lain.

2). Periksa Catatan Kredibilitas Kredit Anda
Yang ini mutlak di lakukan dulu sebelum anda mulai apply ke Bank-Bank yang ada. Jangan sepelekan hal ini. Kredit yang bermasalah sekecil apapun akan sangat mempengaruhi di setujuinya KPR anda. Bahkan sering hanya kredit kecil yang menyebabkan kredit KPR anda di tolak. Susahnya di Indonesia belum ada lembaga independent atau pemerintah yang menyediakan jasa langsung untuk melihat catatan  kredit kita. Kalau di Singapore, kita minta ke www.creditbureau.com.sg dan cukup membayar $5 maka kita akan mendapatkan catatan kredit kita secara lengkap.

3). Lihat kemampuan Pinjaman Anda
Secara umum Bank akan memberikan pinjaman maksimum berdasarkan kemampuan kita. Menurut pengalaman, biasanya 25%-35% kemampuan kita membayar merupakan patokan untuk menghitung besarnya kredit yang bisa kita ajukan. Jadi misalnya gaji anda 10 juta perbulan dan tidak ada penghasilan lain, maka perhitungan kredit dari Bank akan berdasar pada kemampuan anda membayar sebesar 2.5 jt – 3.5 juta per bulan untuk cicilannya. Tergantung dari lama pinjaman, maka besarnya pinjaman akan di hitung.

4). Ajukan harga yang sesuai dengan harga Pasar
Jangan mengajukan harga yang melebihi harga pasar. Bank tentu akan melakukan appraisal sebelum memberikan pinjaman. Besarnya pinjaman akan juga di pengaruhi oleh hasil dari appraisal. Malah biasanya Bank tidak memberikan 100% pinjaman dari nilai appraisal, tetapi bisa sekitar 70%. Hal ini tentu Bank mau bahwa tidak semua uang pendanaan keluar dari Bank saja, tetapi individu yang membeli juga mengeluarkan modal, dan juga akan menjadi semacam ‘buffer’ bagi Bank seandainya terjadi masalah dengan properti tersebut, sehingga kalau Bank menyita akan mendapatkan properti yang nilainya 100% sementara dana yang dikcucurkan cuman misalnya 70%.

5). Bangun relasi yang baik dengan Bank
Secara umum urusan pinjam meminjam adalah urusan kredibilitas. Bank tentu akan melihat hal ini, dan kalau kredibilitas bagus, dan relasi tentunya akan lebih mudah terjalin dengan bagus. Jika kredibilitas bagus, relasi bagus, tentu hal ini akan membuat lebih mudah untuk mendapatkan kredit dari Bank.

4 Cara Kaya Melalui Investasi Properti


1.   Membeli, menahan, menukar dan menjual properti pada waktu yang tepat.
Kemampuan memprediksi pasar merupakan alat bantu yang paling penting dalam memilih waktu yang ideal untuk berinvestasi pada properti. Sayangnya prediksi belum terlalu populer di Indonesia. Karena hanya investor yang sudah berpengalaman dan pakar properti yang dapat memprediksi dan mengukur tren pasar untuk masa 5 hingga 10 tahun mendatang. Sampai saat ini publik Indonesia tidak memiliki alat bantu apa pun untuk meramalkan siklus pasar. Untuk merencanakan pembelian dan penjualan properti, Anda harus mengetahui pola historis gelombang siklus properti di Indoensia. Dan memprediksi pola gelombang siklus pasar berikutnya. Langkah pertama untuk memprediksi pola siklus pasar properti adalah memahami dinamika gelombang musim pasar properti. Dan memahami faktor-faktor yang menentukan gerakan siklus pasar properti itu.

2.   Memilih lokasi investasi properti yang paling prospektif.

Mantra utama yang menentukan sukses tidaknya sebuah investasi properti adalah “lokasi, lokasi, dan lokasi”. Hal ini dipercaya oleh semua pemain properti. Karena sebuah produk properti tidak bisa bergerak sehingga yang menentukan prospek, nilai dan masa depan properti tersebut adalah lokasi di mana properti tersebut dibangun. Sebelum Anda memutuskan berinvestasi di lokasi tertentu. Anda perlu mempelajari kondisi pasar lokal properti itu. Anda harus membentuk opini Anda sendiri tentang prospek pasar lokalnya. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi harga rumah di masa kini dan lima tahun mendatang seperti kondisi perekonomian lokal, migrasi populasi dan aktivitas pasar properti. Jika lokasi properti yang bersangkutan prospektif – memiliki infrastruktur yang baik, dekat dengan berbagai fasilitas umum, dan lain-lain – maka tidak diragukan lagi potensi kenaikan harga properti tersebut.

3.   Memilih jenis properti tertentu dengan hasil investasi yang optimal.

Hindari properti yang tidak dapat atau sulit disewakan. Arus uang pendapatan sewa properti Anda harus positif setelah satu sampai dengan dua tahun sejak Anda beli. Sebelum memutuskan untuk membeli properti amatilah peluang menyewakan properti yang sejenis dengan properti Anda di kawasan itu. Bandingkan calon properti Anda dengan properti-properti lain di sekitarnya. Suatu properti yang tidak menghasilkan arus uang positif setelah dua tahun masa pembelian maka investasi properti itu beresiko tinggi alias tidak layak dibeli sebagai investasi.

4.   Melakukan strategi pembiayaan yang kreatif.

Anda bisa memilih pembiayaan dengan cara cash keras, cash bertahap atau melalui kredit KPR. Pembayaran dengan cara cash juga bisa dilakukan dalam waktu 1 hingga 2 bulan. Sedangkan pembayaran dengan cara cash bertahap bisa mencapai 8 bulan, 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan hingga 30 bulan. Semuanya tergantung pada jenis properti dan strategi pemasaran yang dilakukan oleh pengembang. Sedangkan pembiayaan properti dengan fasilitas kredit KPR, bisa dilakukan dengan DP = 0%, DP = 10%, DP = 20% hingga DP = 30%.

Jumat, 04 Maret 2016

Tarif layanan GOJEK area Jabodetabek Mulai 18 February 2016


Tarif layanan GOJEK area Jabodetabek
Mulai 18 February 2016
==========================
Tarif Normal
0-10km = 12.000
10-15km = 15.000
Diatas 15 Km = 2.000/km
Tarif Rush Hours (Jam sibuk)
0-10km = 17.000
10-15km = 20.000
16km = 37.000
17km = 39.000
18km = 41.000
19km = 43.000
20km = 45.000
21km = 47.000
22km = 49.000
23km = 51.000
24km = 53.000
25km = 55.000
*Harga khusus Jam Rush Hours sudah termasuk biaya tambahan sebesar Rp 5.000 dari harga normal
Penyesuaian tarif hanya berlaku pada saat Jam sibuk, yaitu:
-Rush Hours Pagi Jam 06.00-09.00
-Rush Hours Sore Jam 16.00-19.00
Terimakasih atas dukungan tanpa henti yang telah anda berikan pada Gojek Indonesia

Senin, 29 Februari 2016

Pesan Go-Jek Bisa lewat Aplikasi LINE

Memanggil Go-Jek tak harus menggunakan aplikasi resminya.
Pengguna kini juga bisa memanfaatkan Line untuk memesan transportasi roda dua itu.
Line dan Go-Jek baru saja mengumumkan kerja sama terkait layanan mereka.
Pengguna aplikasi pesan instan tersebut cukup menambahkanGo-Jek sebagai teman mereka, mendaftar dan selanjutnya bisa memesan dengan mengirimkan pesan tertentu.
Pemesan ojek juga bisa mengamati pergerakan ojek yang akan menjemput mereka sekaligus berinteraksi.
Bagi Line ini merupakan suatu integrasi layanan yang bernilai strategis.
Armada Go-Jek saat ini mencapai 200.000 pengemudi dan merupakan salah platform transportasi on demand terbesar di Indonesia.
Dengan demikian Go-Jek bisa membantu Line untuk memenangkan pasar aplikasi pesan instan Tanah Air, yang dulu sempat dikuasai oleh BlackBerry Messenger.
Pendapatan tahunan aplikasi pesan ini telah melampaui 1 miliar dollar AS atau setara Rp 13,6 triliun pada 2015. Sayangnya kini pertumbuhan penggunanya mereka melambat.
Line pun mengubah strateginya agar fokus ke pasar yang berpotensi mereka menangkan di Asia, juga berusaha memperbaiki sistem monetisasi terhadap 215 juta orang penggunanya.

GrabBike Mulai Berlakukan Tarif Baru Per Kilometer

Layanan transportasi ojek online,GrabBike, mengumumkan tarif promosi baru. Bedanya, promosi ini tidak perlu memasukkan kode promo apapun.
Penetapan tarif baru ini menunjukkan sinyal GrabBike mulai melepas pemberlakukan tarif datar (flat rate) dan mulai menerapkan tarif per km.
Tarif yang berlaku sejak 11 Februari 2016 ini sedikit lebih murah ketimbang sebelumnya. Tarif baru GrabBike memiliki biaya per kilometer Rp 1.500. Dengan catatan, biaya minimumnya Rp 10.000.
Misalnya saja, untuk perjalanan dari Stasiun Karet ke Senayan dengan jarak sekitar 6 kilometer (km). Dengan tarif per kilometer Rp 1.500 dikalikan jaraknya, maka harganya menjadi Rp 9.000. Namun, dengan batas biaya minimum tersebut, pelanggan tetap harus membayar Rp 10.000.
Catatan lain, ada tambahan biaya Rp 8.000 bila memesan pada jam sibuk (rush hours). Jam sibuk berlaku Senin sampai Jumat pada pukul 06.00-09.00 WIB dan 16.00-19.00.
Jadi bila pelanggan Stasiun Karet ke Senayan memesan pada jam sibuk, maka biayanya menjadi Rp 10.000 ditambah tambahan biaya Rp 8.000. Totalnya jadi Rp 18.000.
“Pada jam sibuk, permintaan terhadap GrabBike meningkat berkali lipat. Hal tersebut mempengaruhi keberhasilan alokasi pengguna kami, dan kami memahami bahwa itu membuat frustasi mereka," ungkap Kiki Rizki, Country Head of Marketing Grab Indonesia dalam keterangan resminya, Jumat (12/2).
"Kami yakin tarif promosi baru ini akan membantu kita memenuhi kebutuhan pada jam-jam sibuk,” imbuhnya.