Jumat, 22 Januari 2016

Resep Cilor Makaroni Enak Pedas


Resep Cilor Makaroni Enak Pedas
Aneka jajanan berbahan tepung aci memang akhir-akhir ini semakin populer. Apabila sebelumnya kita sudah sangat mengenal cilok (aci dicolok), cireng (aci digoreng), cimol (aci digemol), cilung (aci digulung), maka selanjutnya kita akan berbagi cara membuat cilor (aci telor) yang juga sudah cukup dikenal di daerah Jakarta dan Bandung.


Variasi cilor juga katanya bermacam-macam, bisa digoreng, dipanggang, atau ditumis, baik dengan cetakan ataupun dengan menggunakan wajan untuk membuat sendiri di rumah. Cilor makaroni adalah salah satu varian jajanan sekolah yang sedang ramai diperbincangkan oleh ibu-ibu sepulang dari menjemput anak dari sekolah karena rasanya enak, sensasi kenyal-kenyal dan pedas, bahkan bisa ditabur dengan bumbu aneka rasa lainnya.

Bahan dan Bumbu Membuat Cilor Makaroni
Tepung aci merupakan sebutan lainnya dari tepung tapioka atau tepung kanji. Untuk menghasilkan adonan aci yang kenyalnya pas maka dicampurkan dengan tepung terigu, bisa dengan perbandingan yang sama atau sesuai selera asalkan komposisi terigu tidak melebihi takaran tepung aci agar tidak keras.
  • 75 gram tepung aci
  • 75 gram tepung terigu
  • 70 gram makaroni direbus hingga empuk
  • 3 butir telur dikocok lepas, beri 1/2 sdt garam dan 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 4 siung bawang putih dihaluskan
  • 1 batang daun bawang diiris tipis
  • 80 ml air mendidih untuk adonan
  • secukupnya air untuk merebus dan merendam adonan
  • cabe bubuk atau bumbu tabur pedas atau aneka rasa lainnya
  • minyak goreng secukupnya
Proses Cara Membuat Cilor Makaroni
Cara Membuat Cilor Makaroni Enak Pedas
  1. Siapkan wadah, masukkan tepung aci, tepung terigu, bawang putih, irisan daun bawang, garam, dan gula pasir lalu aduk rata. Tuang 80 ml air mendidih sedikit demi sedikit sambil diaduk rata menggunakan sendok kayu atau sendok tahan panas. Setelah hangat, uleni adonan dengan tangan hingga rata dan kalis kemudian ambil sedikit-sedikit adonan serta gulung-gulung memanjang hingga adonan habis.
  2. Didihkan air secukupnya lalu rebus adonan tadi hingga mengapung, angkat dan masukkan (rendam) dalam sebuah wadah yang berisi air dingin secukupnya.
  3. Setelah dingin, angkat dan tiriskan lalu potong-potong adonan berukuran sekitar 1 cm. Letakkan potongan-potongan adonan dalam sebuah mangkuk atau piring, tambahkan 2 sdm minyak sayur lalu aduk-aduk agar tidak saling menempel.
  4. Panaskan cetakan dan beri sedikit minyak sekitar 1/2 sdt pada tiap-tiap lobang cetakan. Setelah panas, ambil 1 sdm potongan adonan aci serta 1 sdm makaroni, selanjutnya sirami dengan 2 sdm kocokan telur.
  5. Masak hingga hampir matang lalu taburi dengan bumbu tabur atau cabe bubuk sambil diaduk-aduk atau orak-arik agar matang merata. Angkat dan siap untuk disajikan, bisa tambahkan bumbu tabur lagi atau saus sambal.

Kamis, 21 Januari 2016

Cara Membangun Tim Penjualan yang Handal


Penjualan merupakan ujung tombak dari sebuah perusahaan, tanpa penjualan tidak mungkin perusahaan akan hidup, kecuali perusahaan nirlaba atau tidak mencari keuntungan. Seorang tenaga penjual memiliki peranan yang sangat besar dalam proses penjualan. Harapannya, seorang tenaga penjual yang handal siap berjihad melakukan penjualan dengan baik untuk mencapai target dan bahkan melampaui target serta memiliki sentuhan marketing agar semua yang disentuhnya menjadi emas, sehingga dapat mendatangkan keuntungan bagi perusahaan.
Mengapa ada seorang tenaga penjual (Sales) yang begitu hebat sehingga mampu mencapai target, namun ada juga yang tergopoh-gopoh untuk mencapai target dan lebih sering tidak mencapainya. Perbedaan tersebut memunculkan pertanyaan, ‘Dimanakah letak kesalahannya?’ Apakah karena target yang terlalu tinggi, produk yang ditawarkan kurang bagus, kemasannya yang kurang menarik, ataukah tidak pernah ada iklan sama sekali ???
1. Rekrutlah Orang-Orang Terbaik Menurut AndaDalam membangun sebuah tim penjualan, maka diperlukan Sumber Daya Manusia yang handal pula. Dari Sumber Daya Manusia inilah yang akan membantu anda dalam membangun dan mengembangkan usaha anda. Anda sebagai pemilik perusahaan bisa merekrut Sumber Daya Manusia sesuai dengan keinginan anda dan menurut kriteria diinginkan serta sesuai dengan pendidikan yang relevan atau berdasarkan pengalaman yang dimiliki.
2. Sesuaikan Dengan Tugas dan kemampuanMenentukan posisi dalam sebuah tim, pemilik perusahaan harus bisa menyesuaikan dan menentukan berbagai kriteria Sumber Daya Manusia yang dibutuhkan. Penyesuaian ini akan memberikan kemudahan dalam mengukur tugas dan kemampuan yang disyaratkan dalam pekerjaan yang akan dilakukan. Setelah usaha berjalan maka owner bisa melakukan evaluasi terhadap kinerja karyawan sesuai dengan posisi dan kemampuannya terhadap target yang telah ditentukan. Oleh karena itu, pemilik perusahaan pun bisa melakukan rotasi jika karyawan tidak sesuai yang diharapkan.
3. Miliki Visi yang Sama dan KomitmenPemilihan seorang karyawan yang akan menempati tim penjualan yang akan dibentuk harus selektif mungkin, sebagai pemilik usaha bisa mencari karyawan yang visinya sama dengan anda dan memiliki komitmen Sebagai rambu-rambu menuju kesuksesan menjual berkaitan dengan pengembangan usaha yang dimiliki. Komitmen pada diri sendiri, pada perusahaan juga pada pelanggan. Komitmen pada diri sendiri akan mampu mengarahkan tim penjual tetap pada tujuan awal. Sekalipun di tengah perjalanan menuju sukses, banyak rintangan yang menghalangi perjalanan sukses, kita akan tetap mengarah pada tujuan awal. Komitmen pada perusahaan akan membawa pada loyalitas dan integritas kerja. Komitmen pada pelanggan, akan menumbuhkan dan membangun kepercayaan calon pembeli.
4. Buat Jenjang Karir yang JelasKaryawan yang bekerja disebuah lembaga atau instansi pasti menginginkan sebuah jenjang karir yang jelas, maka sebaiknya pemilik perusahaan merumuskan sebuah jenjang karir walaupun itu sederhana sesuai dengan yang ditargetkan pada tim penjualan tersebut. Karir merupakan impian semua karyawan yang bisa menjadi salah satu motivasi dan peningkatan mereka dalam bekerja.
5. Have Fun
Bangun semangat yang ada di dalam tim untuk selalu dapat memberikan energi yang tinggi dan semangat untuk terus bersatu. Sediakan waktu untuk tertawa bersama dan ciptakan suasana yang sesantai mungkin. Tidak ada tujuan yang dapat dicapai dengan mudah bila suasana kerja sama selalu berada dalam keadaan tegang.

Bangun Tim Penjual Yang Tangguh Dengan 4 langkah Ini


Untuk memastikan bertumbuhnya perusahaan, aspek terpenting yang perlu diperhatikan adalah adanya transaksi penjualan. Masuk akal bila mengingat darimana datangnya perputaran uang kalau tidak ada transaksi? Apa yang akan kita gunakan untuk menjalankan aktifitas perusahaan? Itulah mengapa pentingnya membangun tim sales yang masih diperlukan sampai saat ini.
Karena dengan merekalah pelanggan kita berkomunikasi dan berjabat tangan, di tangan mereka terjadinya transaksi penjualan,  dan di pundak mereka citra perusahaan dibebankan.
Berikut 3 hal yang perlu diperhatikan untuk membangun tim sales yang tangguh:

1. Jenderal yang bijaksana

Tunjuklah pemimpin tim tenaga penjualan yang memimpin rapat dengan intonasi dan bahasa tubuh yang sama seperti sedang dihadapan calon pelanggan kepada anggota. Berilah contoh kepada mereka, bagaimana mendekati calon pelanggan untuk mendapat anggukan kesamaan dan terjadi closing, yang pada kasus ini, diterimanya program-program kerja selanjutnya oleh anggota.
Dalam setiap rapat, pemimpinlah yang menentukan metode penjualan mana yang paling efektif dan terukur untuk dijalankan, dan yang menentukan peran masing-masing anggota serta pembagian tugasnya.

2. Evaluasi internal tim secara berkala

Seorang sales yang baik harus memiliki kemampuan verbal yang baik agar bisa mendeliver pesan secara lengkap. Asahlah hal ini disaat evaluasi internal tim. Berikanlah kesempatan bagi setiap anggota untuk menceritakan pengalaman mereka di lapangan. Kesempatan berbicara yang sama memberikan peluang kepada seluruh anggota tim untuk mengoreksi, bukan hanya pada kinerja dilapangan, tetapi juga cara berkomunikasi kepada klien.
Tidak sedikit sales yang sebenarnya memiliki potensi, malah menjadi “kutu loncat” dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Salah satu sebabnya adalah kurang motivasi dan dukungan antar sesama anggota, serta keluhan rasa ketidakbersamaan dalam suatu tim, membuat sales mudah menyerah dan tak mau menikmati proses sehingga memutuskan pindah perusahaan untuk mengharapkan suasana yang lebih baik.
Ajaklah seluruh anggota untuk memformulasi solusi total dari setiap masalah di lapangan, hal ini pula yang akan mengikat emosi masing-masing anggota dan meningkatkan tingkat loyalitas mereka.

3. Percaya diri

Kalau sales sudah tidak percaya diri dengan produknya, bagaimana dia melakukan penawaran? Bangunlah rasa percaya diri terhadap produk dan perusahaannya. Dan yang terpenting adalah percaya pada diri sendiri. Hal ini pula yang menjadi salah satu media penyampaian pesan citra perusahaan.
Bagaimana membangun rasa percaya diri tim penjual terhadap produk? Cocokkan produknya!
Perusahaan mungkin memiliki produk dari B sampai X, tiap produk pasti memiliki tim penjual tersendiri. Jangan merubah keahlian tim penjual yang sudah menguasai bidangnya, hal itu jelas akan menurunkan penjualan. Hal yang biasa bukan? Namun, hal-hal dasar inilah yang kerap menjadi kesalahan sebuah perusahaan.

4. Reward and Punishment

Berikanlah penghargaan untuk setiap kontribusi sekecil apapun yang dikerjakan anggota, bisa itu berupa pujian atau sanjungan. Atau kalau perlu, ajaklah sesekali untuk makan-makan bersama merayakan keberhasilan pencapaian target penjualan.
Gunakan aspek tujuan. Tanyakan kepada mereka apa yang menjadi tujuan mereka sehingga harus mencapai target penjualan. Ketika ditanya seperti itu, kebanyakan dari mereka menjadikan materi sebagai tujuan. Ingatkan kembali tentang bonus-bonus cantik yang akan mereka dapatkan jika mampu melebihi target penjualan.
Berikan perhatian khusus kepada anggota yang tidak mencapai target penjualan per-indivdu. Apabila diskusi internal kelompok belum berhasil memecahkan permasalahannya, maka perlu dilakukan personal talk agar tidak menjadi “virus” di dalam tim. Berikanlah iming-iming hukuman berat seperti dikeluarkan dari tim supaya anggota tersebut tidak menyepelekan segala teguran lembut dan sederet solusi dari permasalahan yang dialaminya.

5 MOTIVASI INI MEMBUAT TIM MARKETING SEMANGAT


Banyak tenaga penjual yang terkadang sering merasa menyerah akan hasil pekerjaannya, yang tidak bisa menarik banyak pelanggan untuk membeli produk yang mereka jual. Sehingga mereka merasa malas untuk bekerja, dan tidak bisa meningkatkan penjualan bisnis Anda. Bisa membuat tenaga penjual Anda nyaman dengan pekerjaannya sehingga membuat mereka akan melakukan pekerjaannya secara maksimal, dan inilah adalah tugas Anda sebagai pemimpin. 
Cara yang paling jitu untuk bisa membuat para tenaga penjual Anda semangat yaitu dengan merangkul mereka serta pekerjaan mereka dan selalu memberikan motivasi untuk agar mereka bisa selalu bersemangat dalam bekerja sehingga bisa meningkatkan penjualan bisnis Anda.
Dibawah ini ada lima cara untuk memotivasi semangat para tenaga penjual Anda sehingga mereka bisa meningkatkan tenaga penjualan Anda.
shutterstock_2281597571. Menjadikan pekerjaan penjualan sebagai pilihan mereka
Banyak orang merasa bahwa pekerjaan mereka adalah bukan profesi mereka. faktanya bagi kebanyakan orang, profesi penjual dianggap sebagai profesi bila sudah tidak ada pilihan lagi, pemikiran itu yang harus Anda patahkan dari tenaga penjual Anda. Anda harus bisa meyakinkan dengan pekerjaan sebagai penjual mereka bisa mencapai kesuksesan mereka.
2. Membuat mereka menganggap serius profesi mereka
Banyak tenaga penjual yang menganggap penjualan adalah takdir dari usaha mereka, dan mereka hanya menunggu pembeli datang membeli produk mereka. Padahal itu adalah cara yang salah, Anda harus bisa membuat mereka serius atas pekerjaan yang mereka jalani. Dan akan mendapatkan hasil seperti yang mereka inginkan jika mereka mendatangi para pelanggan.
3. Memberikan keahlian yang diperlukan oleh para penjual
Memberikan ilmu tentang keahlian yang mereka butuhkan dalam menjalankan penjualannya. Sehingga mereka dapat menjalankan jobdisk mereka dengan maksimal. Dan membuat mereka yakin dengan pekerjaan mereka.
4. Memberikan reward bagi tenaga penjual yang berhasil
Memberikan reward seperti bonus bisa menjadi motivasi semangat buat mereka agar selalu meningkatkan kualitas mereka dalam berjualan. Dan dengan seperti ini bisa menjadi tolak ukur antara satu dengan yang lain.
5. Memberikan harapan yang realistis
Memberikan fasilitas bagi tenaga penjual seperti kendaraan saat mereka ingin menjual produk Anda ataupun biaya jika memang tidak bisa kendaraan. Disaat mereka telah melakukan penjualan dengan baik, promosikanlah jabatan mereka ke tingkat yang lebih tinggi agar tenaga penjual lain bisa semangat untuk menjalani pekerjaan mereka. Hal ini membuktikan bahwa tenaga penjual bisa memberikan jenjang karir yang mereka inginkan.
Itulah beberapa cara memotivasi tenag penjual pada bisnis Anda agar tenaga penjual Anda bisa meningkatkan penjualan Anda dengan maksimal. Dengan mendengarkan apa yang dinginkan para tenaga penjual tentunya mereka akan mengikuti apa yang Anda inginka. Sehingga Anda memperoleh keuntungan lebih yang Anda inginkan, untuk bisa mengembangkan bisnis Anda

Robert. T. Kiyosaki: Hidup dan Kontroversi Karyanya


Robert Kiyosaki dilahirkan di Hilo, Hawaii yang merupakan generasi keempat dari perkawinan Jepang-Amerika. Robert adalah anak terakhir dari seorang pengajar yang bernama Ralph H. Kiyosaki (1919-1991). Kiyosaki lulusan dari Hilo High School. Ia lalu mengikuti sekolah militer U.S. Merchant Marine Academy di New York, lulus pada tahun 1969 dan bekerja sebagai staf dek pada Korps Marinir merangkap sebagai regu tembak dalam helikopter saat perang Vietnam, dimana ia mendapatkan penghargaan dalam Perang Udara. Kiyosaki keluar dari Korps Marinir pada tahun 1974 dan mendapatkan pekerjaan sebagai sales mesin fotocopy pada Xerox Corporation. Pada tahun 1977, Kiyosaki menjalankan bisnis penjualan dompet Velcro dan nilon, yang membuatnya mendapatkan kesuksesan. Pada tahun 1980 Kiyosaki memulai bisnis penjualan T-shirt untuk grup band Heavy Metal. Pada akhirnya bisnisnya itu mengalami kegagalan dan membuatnya bangkrut dan juga kehilangan rumah.
Kiyosaki kemudian mengikuti seminar pengembangan kepribadian yang dibawakan oleh Marshall Thurber yang berjudul "Money & You". Seminar tersebut berlangsung selama 3,5 hari yang diadakan di AS dan Kanada. Dasar dari seminar diadakan adalah dengan mengajarkan prinsip Buckminster Fuller dan mempromosikan konsep menang/menang dan juga berbicara tentang tanggung jawab pribadi dalam pekerjaan. Ketika Thurber keluar dari bisnis seminar ini pada tahun 1985, Kiyosaki mengambil alih bisnis ini dan bekerja sama dengan rekan Thurber yang bernama D.C. Cordova. Mereka mengambil alih bisnis kursus ini untuk mengajar para pelajar di Australia dan New Zealand. Pada tahun 1994, saat dia berumur 47 tahun, dia menutup bisnis kursus tersebut karena dinilai merugikan masyarakat Australia dan kemudian sekitar tahun 1996-1997 ia mendirikan perusahaan Cashflow Technologies, Inc yang meluncurkan konsep Rich Dad (dan Cashflow). Saat peluncuran merk itu muncul banyak keraguan tentang integritas dalam sejarah hidupnya.


Apa yang Diajarkan Kiyosaki
Secara umum yang diajarkan oleh Kiyosaki adalah anjuran untuk mendapatkan passive income yang dapat diartikan sebagai kesempatan berinvetasi, seperti bisnis kecil dan juga real estate, dengan tujuan utamanya adalah mampu untuk menjadi seorang investor. Terkait dengan hal ini, Kiyosaki mendefisikan " asset" sebagai uang atau benda-benda bernilai liquiditas tinggi secara umum seperti uang sewa properti, dan Passiva diartikan sebagai pengeluaran uang, seperti pembayaran sewa rumah, mobil,dsb. Kiyosaki juga menyatakan bahwa pengaturan keuangan dengan benar adalah hal yang sangat penting untuk menjadikan seseorang menjadi kaya.
Kiyosaki menitikberatkan pada apa yang dia sebut sebagai "melek keuangan" sebagai syarat utama menjadi kaya. Ia mengatakan bahwa gaya hidup yang menjadikan seseorang menjadi kaya tidak diajarkan disekolah. Ia mengatakan bahwa sekolah formal hanya mencetak lulusannya menjadi seorang karyawan atau wiraswasta individu dan inilah yang dia sebut sebagai "Paham Era Indutrialis". Dan sejalan dengan pernyataan Kiyosaki, cara untuk mendapatkan kebebasan dalam hal keuangan adalah dengan cara menjadi pemilik bisnis atau menjadi seorang investor, yang secara umum disebut sebagai Pasive Income atau Pendapatan Pasif.

Selanjutnya Kiyosaki memperkenalkan konsep "Cashflow Quadrant" sebuah konsep yang menjelaskan tentang tempat semua uang didunia didapatkan. Didalam sebuah diagram, terdapat empat kelompok manusia, yang dipisahkan oleh dua garis(satu vertikal dan satu lagi horizontal). Disetiap kelompok tersebut terdapat aktifitas seorang individu mendapatkan uang.
Kuadran E : Employee : Karyawan atau juga disebut bekerja pada seorang pemilik usaha.
Kuadran S : Self-employed atau Small business owner atau yang disebut juga sebagai wiraswasta atau pemilik usaha kecil - dimana seorang individu menjadi pemilik sekaligus menjadi pimpinan/bos.

Kuadran B : Business owner atau pemilik bisnis - dimana seorang individu mempunyai sebuah "sistem" atau cara untuk mendapatkan uang, lebih besar daripada bekerja untuk mendapatkan uang.

Kuadran I : Investor - dengan mengeluarkan uang untuk mendapatkan bayaran atau keuntungan yang berlipat kali ganda dari investasi yang dilakukannya.

Jika seorang individu berada pada kuadran E dan S, Kiyosaki mengatakan bahwa orang tersebut tidak akan pernah menjadi kaya. Sebaliknya, jika seseorang berada pada kuadran B dan I maka orang tersebut sudah berada pada jalan menuju kaya.


Buku yang diterbitkan
Buku terkenal yang diterbitkan oleh Kiyosaki adalah Rich Dad, Poor Dad sebuah buku yang laris dijual menurut New York Times. Selanjutnya buku yang ditulisnya adalah Rich Dad's CASHFLOW Quadrant dan Rich Dad's Guide to Investing. Sekarang Kiyosaki merupakan pengarang buku terlaris. Buku-buku lain yang ditulisnya adalah : Rich Kid, Smart Kid (2001), Rich Dad's Prophecy (2002), Why We Want You To Be Rich coauthored by Donald Trump (2007), dll.

Konsep permainan monopoli
Kiyosaki mengatakan bahwa nilai yang terkandung dalam permainan monopoli, adalah dasar dari pembelajaran strategi keuangan seperti misalnya "menjual empat rumah hijau untuk sebuah hotel yang berwarna merah". Didalam buku yang diterbitkan olehnya, Kiyosaki menciptakan permainan serupa. Buku-buku tersebut antara lain : Cashflow 101, Cashflow 202,Cashflow for Kids, Cashflow The E-Game, Cashflow 202 The E-Game, dan Cashflow 202 The E-Game.

Audio/Visual
Kiyosaki telah mengadakan rekaman yang dibuat dalam format radio dan DVD. Hampir semua buku Robert Kiyosaki telah dibuat versi audio. Diantaranya adalah Rich Dad's Secrets To Money, You Can Choose To Be Rich: "Think It" "Learn It" "Do It",Rich Dad's Roads To Riches: 6 Steps to Becoming a Successful Real Estate Investor, dll.

Pertunjukan TV
CNBC series & The Millionaire Inside adalah beberapa siaran TV yang mengundang Kiyosaki untuk mengisi acara mereka. Dalam setiap episode, dalam membahas isu keuangan selalu ada pertanyaan dari penonton yang dijawab dan diberi komentar oleh ahli keuangan yang juga diundang. Secara khusus, Kiyosaki juga mengisi beberapa episode dalam The Millionaire Inside dengan judul Debt-Free and The Millionaire Inside: Get Inspired. Beberapa ahli keuangan lain seperti David Bach, Jennifer Openshaw, Larry Winget, Keith Ferrazi, dan Dr. Laura Morgan Roberts juga pernah diundang dalam acara tersebut. Rekaman acara tersebut juga dijual oleh CNBC.
Beberapa stasiun TV dan Radio seperti Public Broadcasting System (PBS), WTTW of Chicago, KAET of Phoenix, KOCE of Orange County, California, WLIW untuk wilayah New York/New Jersey, dan WGBH of Boston juga mengundang Kiyosaki secara langsung. Acara Rich Dad's Guide to Wealth with Robert Kiyosaki juga menghiasi layar pertelevisian Amerika yang disebutnya sebagai "Pendidikan Keuangan", yang tidak diajarkan di bangku sekolah.


Kritik dan Kontroversi
Meskipun ada begitu banyak orang merasa buku Rich Dad Poor Dad membuka wawasan mereka mengenai uang, tak sedikit yang melontarkan kritik dan kontroversi atas hasil karyanya. Sebuah penelusuran oleh pemerintah AS sendiri mengungkapkan bahwa sebenarnya Kiyosaki tidaklah seberhasil sekarang ini sebelum dia menjual buku-bukunya. Dengan kata lain, Kiyosaki menjadi kaya justru karena menjual buku Rich Dad Poor Dad dan bukan karena melakukan apa yang ditulisnya. Setidaknya Rich Dad Poor Dad dan berbagai produk turunannya telah menambah pundi-pundi Robert puluhan juta Dollar.

John T Reed, seorang investor Real Estat sungguhan (Real Estat merupakan salah satu fokus investasi dalam buku Rich Dad Poor Dad) menuliskan kritik lengkap mengenai apa yang ditulis Kiyosaki. Beberapa penulis lainnya menambahkan bahwa apa yang ditulisnya hanya berupa kata-kata motivasional dan miskin penerapan praktis. Menjawab hal ini, Kiyosaki menampik dan mengatakan bahwa sebuah buku haruslah menyenangkan untuk dibaca dan bersifat inspiratif.

Salah satu kritik tajam lainnya adalah mengenai tokoh Ayah Kaya yang banyak kali diceritakan dalam bukunya. Penelusuran kebanyakan pengamat menemukan bahwa tokoh Ayah Kaya yang dikisahkan Robert Kiyosaki tidaklah ada alias fiksi semata-mata. Menanggapi hal ini Kiyosaki mengatakan bahwa tokoh itu benar-benar ada dan meninggal lama sebelum buku Rich Dad Poor Dad diterbitkan tanpa menjelaskan lebih lanjut nama dan identitasnya. Hingga sekarang Ayah Kaya masih merupakan misteri apakah ada atau tidak. Mereka yang skeptis akhirnya mengatakan seharusnya buku Rich Dad Poor Dad beserta buku-buku turunannya dimasukkan dalam kategori buku fiksi sejajar dengan novel Harry Potter karangan J.K. Rowling.

Pada 19 Mei 2006, stasiun televisi ABC mengadakan sebuah segemen yang disebut 20/20 segment. Dalam segmen ini ABC memberikan masing-masing 1000 USD kepada 3 orang entrepreneur yang dilatih Kiyosaki dan meminta mereka menghasilkan uang sebanyak-banyaknya selama 20 hari. Setelah 20 hari berlalu para kontestan mengakui bahwa Robert Kiyosaki tidak memberikan contoh konkrit bagaimana menghasilkan uang.

"Apa yang dilakukannya (Kiyosaki), saya rasa, hanyalah membuka pikiran Anda mengenai kesempatan. Dia tidak mengatakan kepada Anda bagaimana untuk melakukannya." Demikian kutipan dari kontestan.

Kiyosaki meresponnya dengan mengatakan bahwa setiap orang harus belajar dari setiap kegagalan yang mereka alami. 20/20 menanggapi respon tersebut dengan mengatakan "Apakah seseorang membutuhkan 18 buku hanya untuk belajar gagal?" Sebuah balasan yang satir.

Terlepas dari benar-salah, baik-buruknya yang ditanamkan Kiyosaki pada dunia, orang ini telah membawa setidaknya dua perubahan sederhana namun berguna: 1. Menggugah orang untuk berpikir lebih mengenai uang. 2. Membuka sebuah bisnis lama tapi baru: seminar dan pelatihan uang dan investasi. Lagipula tidak ada salahnya membaca buku yang diterbitkannya. Bahkan sekalipun tidak berguna, adalah lebih baik membaca dari pada tidak membaca sama sekali. Setidaknya Anda akan memperoleh wawasan baru, entah itu fiksi atau realitas.

4 Kuadran Bisnis Menurut Robert T. Kiyosaki



Masih bicara soal bisnis dan pekerjaan. 
Untuk lebih memahami apa itu bisnis, apa itu pekerjaan menurut pakar ekonomi Robert T. 

Kiyosaki sendiri adalah bahwa ada  empat kuadran dalam kehidupan untuk mendapatkan uang. 
Ke empat kuadran itu terpisah namun pada satu tempat. Yang artinya saling terkait. Ayo kita lihat dulu gambar dari 4 kuadran dari Robert T. Kiyosaki ini,

Kuadran pekerjaan menurut Robert T Kiyosaki ada 4 yaitu :
  1. Employee : adalah pekerja kantoran yang diupah oleh suatu perusahaan, pada kuadran ini umumnya  penghasilan sama dengan pengeluaran, di mana employee jarang melakukan saving.
  2. Self employee: adalah pekerjaan yang merupakan profesi atau keahlian yang biasanya dipelajari melalui jenjang pendidikan dan bisa juga yang timbul karena bakat. Contoh : dokter,  penulis, penyanyi, musisi, artis dan lain sebagainya yang memerlukan skil atau keahlian khusus dan membutuhkan waktu panjang untuk belajar.
  3. Business : adalah orang yang menciptakan lapagan pekerjaan untuk dirinya dan orang lain. Pekerjaan ini disebut bisnis atau wirausaha. Contoh: pengusaha catering, pengusaha konveksi, pengusaha pertanian dan lain sebagainya yang membutuhkan pengalaman dan modal tentunya
  4. Investor : adalah orang yang memiliki pendapatan tanpa dia harus bekerja (passive income), orang tersebut hanya memberikan kekayaannya sebagai modal untuk ditanamkan pada suatu usaha sehingga usaha itu menghasilkan, dan investor menikmati keuntungannya tanpa harus bekerja Contoh:  jual beli saham yang sudah memiliki modal yang besar dari awal.

Strategi Bangkrut Ala ROBERT T. KIYOSAKI


Robert Kiyosaki, penulis buku seri nasihat keuangan terlaris "Rich, Dad, Poor Dad" memperlihatkan satu pelajaran baru bahwa orang kaya itu berbeda dengan kita. Ketika mereka mendaftarkan kebangkrutan  perusahaannya, ternyata itu bagian dari strategi bisnis.
Rich Global LLC, salah satu perusahaan Kiyosaki termasuk yang minta perlindungan kebangkrutan pada Agustus lalu. Hal itu dilakukan setelah perusahaannya diharuskan membayar kewajiban sebesar US$ 24 juta kepada Learning Annex dan Bill Zanker, chairman perusahaan.
Learning Annex merupakan salah satu penyokong Kiyosaki sejak awal kemunculannya. Tentu Learning Annex tidak sendiri. Bahkan Oprah Winfrey juga ikut mempopulerkannya lewat pertunjukan yang digelar, serta jaringan televisi PBS.
Lalu mengapa Kiyosaki yang diperkirakan memiliki aset US$ 80 juta menyatakan bangkrut?
Ternyata, seperti dikutip Forbes, Kiyosaki lebih banyak menjalankan perusahaannya lewat Rich Dad Co., bukan lagi melalui Rich Global LLC. Selain itu, kebangkrutan perusahaan yang sudah didaftarkan kepada otoritas setempat, bukan merupakan kebangkrutan personal.
New York Post sempat menemui Mike Sullivan, CEO Rich Dad Co. Dia mengisahkan bahwa Kiyosaki tidak akan mengorbankan kekayaannya untuk membayar kewajiban besar sebagaimana seharusnya. Karena itu, ketika membangkrutkan Rich Global, itu hanya sedikit peti penyimpanan kekayaan Kiyosaki.
Jadi ternyata, sudah lama bisnisnya Kiyosaki ditransaksikan lewat perusahaan berbeda. Salah satunya, ya Rich Dad Co. Karena itu, ketika dinyatakan bangkrut, relatif kerugian yang diterima sangat sedikit.
Itulah strategi dalam membangkrutkan perusahaan yang dilakukan oleh Kiyosaki. Kekayaannya sudah lama "ditransfer" ke perusahaan yang tak banyak dikenal oleh publik. Untuk perusahaannya yang sudah populer, cukup disimpan aset tak besar.